Malam
ini kenapa aku membuka lagi lembaran blog lama. mallam ini kenapa jari-jariku
mangetik di atas keyboard. Padahal sudah lama aku tidak membukanya,
bahkan mengepost sesuatu ynag berguna. Benar memang kalau ini hanya sekedar
blog buku catatan hati yang sedang gundah gulana karena kehidupan yang terasa
kurang adil. Lebih khusus karena patah
hati hahahahah
Semua
ini bermula pada malam ini 20 maret 2017. Aku pikir hari ini akan menjadi hari
yang seperti kemarin. Tpi ternyata tidak, setelah malam hari semuanya berubah
menjadi suasana hati yang mencekam dan aku ingin rasanya meledak. Ingin melompat
dari gedung pencakar langit. Aku ingin terbang tingi ke langun dan kemudian
jatuh bebas mengikuti hukum gravitasu jatuh ke pusat bumi.
Aku
ingin marah pada seseorang, aku ingin memukul seseorang. Tapi aku tidak bisa. Bahkan
aku tidak tahu harus marah kepada siapa. Aku hanya ingin marah dan meledakkan
emosiku. Tapi kepada siapa?. Kenapa aku marah? Apa hakku untuk marah? Memangnya
siapa aku?.
Lagi
dan lagi aku menjalani kisah romance yang pelik. Balum pernah ada plot bahagia
yang aku jalani. Semua patah di tengah jalan. Tidak ada harapan. Dan mati.
Tidak
ada yang bisa aku sampaikan dengan suara. Tidak ada yang bisa menjadi pendengar
setiap keluh kesahku. Aku terlalu skeptis. Aku tidak mempercayai seseoranngpun.
Aku kesepian dalam kesendirian maski dalam keramaian.
Apakah
memang seperti ini jalan hidup percintaanku?. Aku bahkan belum pernah pacaran. Padahal
sudah 20 tahun aku dilahirkan di dunia ini. Aku berffikir bahwa masa mudaku
telah terbuang dengan sia-sia. Aku ditengah
masa-masa kegalauan terhebat dalam hidup. Dimana supply and demand hidupku tidak seimbang. Begitu pula dalam soal
hati.
Apakah
ini memang salahku? Apa aku ini bodoh? Apa yang aku pelajari 20 tahun ini?. Bukankah
aku sudah pernah jalani cinta yaang takterbalaskan bertahun-tahun?. Tapi kenapa
itu erulang lagi pada kehidupan ini?. Bertanya dan bertanya saja yang aku
lakukan. Tapi aku tidak tahu kepada siapakah pertanyaan ini aku harus
sampaikan. Apakah kepada Tuhan? Sang pembuat takdir? Apakah ini jalan cerita
terbaik untuk kehidupanku?.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar