Powered By Blogger

Senin, 20 Maret 2017

20 Maret 2017 in Crisis Hati

Malam ini kenapa aku membuka lagi lembaran blog lama. mallam ini kenapa jari-jariku mangetik di atas keyboard. Padahal sudah lama aku tidak membukanya, bahkan mengepost sesuatu ynag berguna. Benar memang kalau ini hanya sekedar blog buku catatan hati yang sedang gundah gulana karena kehidupan yang terasa kurang adil.  Lebih khusus karena patah hati hahahahah
Semua ini bermula pada malam ini 20 maret 2017. Aku pikir hari ini akan menjadi hari yang seperti kemarin. Tpi ternyata tidak, setelah malam hari semuanya berubah menjadi suasana hati yang mencekam dan aku ingin rasanya meledak. Ingin melompat dari gedung pencakar langit. Aku ingin terbang tingi ke langun dan kemudian jatuh bebas mengikuti hukum gravitasu jatuh ke pusat bumi.
Aku ingin marah pada seseorang, aku ingin memukul seseorang. Tapi aku tidak bisa. Bahkan aku tidak tahu harus marah kepada siapa. Aku hanya ingin marah dan meledakkan emosiku. Tapi kepada siapa?. Kenapa aku marah? Apa hakku untuk marah? Memangnya siapa aku?.
Lagi dan lagi aku menjalani kisah romance yang pelik. Balum pernah ada plot bahagia yang aku jalani. Semua patah di tengah jalan. Tidak ada harapan. Dan mati.
Tidak ada yang bisa aku sampaikan dengan suara. Tidak ada yang bisa menjadi pendengar setiap keluh kesahku. Aku terlalu skeptis. Aku tidak mempercayai seseoranngpun. Aku kesepian dalam kesendirian maski dalam keramaian.
Apakah memang seperti ini jalan hidup percintaanku?. Aku bahkan belum pernah pacaran. Padahal sudah 20 tahun aku dilahirkan di dunia ini. Aku berffikir bahwa masa mudaku telah terbuang dengan sia-sia.  Aku ditengah masa-masa kegalauan terhebat dalam hidup. Dimana supply and demand hidupku tidak seimbang. Begitu pula dalam soal hati.
Apakah ini memang salahku? Apa aku ini bodoh? Apa yang aku pelajari 20 tahun ini?. Bukankah aku sudah pernah jalani cinta yaang takterbalaskan bertahun-tahun?. Tapi kenapa itu erulang lagi pada kehidupan ini?. Bertanya dan bertanya saja yang aku lakukan. Tapi aku tidak tahu kepada siapakah pertanyaan ini aku harus sampaikan. Apakah kepada Tuhan? Sang pembuat takdir? Apakah ini jalan cerita terbaik untuk kehidupanku?.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar