Mengikhlaskan adalah kata sederhana namun memiliki arti yang berat dan mendalam. banyak orang mengatakan ikhlaskanlah. namun mereka sendiri belum tentu mampu berbuat ikhlas. dalam islam konsep ikhlas ini menjadi penentu diterimanya atau diridhainya sebuah amal juga dari kadar ikhlasnya. namun ikhlas juga dapat diterapkan dalam hal merelakan sesuatu. melepaskan pergi sesuatu yang dimiliki atau diinginkan.
Miskonsepsi Ikhlas ini terjadi pada diriku. kenapa aku bilang miskonsepsi?. karena aku mengikhlaskan seuatu keinginan yang belum menjadi milikku dan keinginan itu hanyalah salah paham. bukan keinginan pasti dua arah subyek. keinginan yang hanya darin persepsiku saja. sampai aku tahu bahwa aku sedang salah paham dari beberapa data dan ucapan beberapa ahli.
Aku selama kuliah ini baru sekali menyukai seseorang. setelah sekian lama menutup hati. namun lagi-lagi berakhir tragis. aku ditolak. sama seperti sebelum sebelumnya. mungkin konsep pacaran tidak melekat pada jiwaku. bahkan terjadi reaksi tolakan kuat. beberapa kali aku ingin menjalani hubungan dua arah antar insan hidup. namun belum bisa terjadi. lalu siapa kah yang salah. aku?.
Awalnya ada landasan teori kenapa aku ditolak. teori yang mengatakan ada dua macam model. yaitu model asli dan model ujian. kedua model itu kontradiktif namun samar perbedaan antara keduanya. ditambah dengan konsep emosi wanita yang rumit. penerjemahan melelahkan harus selalu dilakukan kaum pria untuk membaca kemauan emosi dari wanita. maka semakin bertambah kabur kejelasan dari dua model tersebut.
Model asli adalah kondisi yang paling normal. model yang sebenarnya paling mudah untuk diidentifikasi. dan jelas ini tidak ada harapan lagi. dan langsung bisa kita ikhlaskan. karakteristiknya pun lumayan jelas dan tidak perlu proses penerjemahan emosi yang terlalu keras. tolak ukur kefektifan penyampaian pun bisa dikatakan relatif mudah diterima. namun terkadang ada juga kasus dimana model asli ini menjadi agak kurang jelas karena emosi wanita sudah bermain. yang harus dilakukan adalah melingkup kondisi dan identifikasi kondisi real dan fakta kebanyakan kasus. pendapat beberapa ahli emosi wanita pun perlu dipertimbangkan.
Model ujian adalah kondisi yang memiliki sebuah harapan apabila dapat mengolah dengan baik. memang secara harfiah kelihatannya cukup rumit dan butuh analisis mendalam. namun satu poin yang jelas bahwa kita masih memiliki harapan. intinya penolakan model ujian digunakan wanita untuk mengetes kaum pria apakah mereka benar-benar serius dalam menembak. tidak seperti model asli, model ujian sangat rumit. namun rumit bukan berarti tidak bisa diidentifikasi. butuh banyak referensi dan pengalaman ahli untuk menerjemahkan. selain itu dibutuhkan ketekunan dan keseriusan dari pihak pria. karena kebanyakan ujian itu tidak hanya dipasang sekali. dari beberapa sumber mengatakan bisa 3 -5 lima kali ujian akan dilancarkan oleh wanita. tapi jangan takut. hasil yang sangat memuaskan akan kamu terima jika lolos dari ujian- ujian itu. si wanita akan menjalani hubungan yang sangat yakin dan serius. karena mereka sendiri yang memberikan ujian. bagai seorang guru yang puas dan yakin dengan prestasi muridnya.
Miskonsepsi yang aku maksudkan dalam kondisiku adalah salah mengidentifikasi. model yang aku anggal ujian tenyata adalah model asli. aku mengira penolakan itu hanyalah ujian. namun ternyata adalaha model asli yang disamarkan. aku baru sadar setelah curhat dengan seseorang yang ahli dan dia juga wanita.
IKHLAS satu kata yang aku lontarkan setelah paham dengan kondisi yang sebenarnya. aku tidak lagi terjebak dalam konsep yang salah arti. kini aku bisa move on dan tetap membuka hatiku kepada siapapun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar